alexametrics

Presiden Donald Trump Kembali Beri 'Nafas' untuk Huawei

loading...
Presiden Donald Trump Kembali Beri Nafas untuk Huawei
Presiden AS Donald Trump kembali memperpanjang masa tenggang bagi Huawei terkait sanksi larangan dagang dengan perusahaan Amerika. Foto/Ist
A+ A-
WASHINGTON - Departemen Perdagangan AS secara efektif melarang perusahaan China untuk berhubungan dengan perusahaan-perusahaan AS. Akibatnya Huawei kehilangan akses ke Layanan Google karena lisensi Android-nya dicabut.

Departemen Perdagangan memang sudah menjatuhkan sanksi, tapi mereka selalu menangguhkan implementasiya. Dan sekali lagi masa tenggang 90 hari yang berakhir hari ini bagi Huawei kembali diperpanjang selama 90 hari lagi.

Penangguhan hukuman 90 hari ke depan ini adalah yang ketiga berturut-turut. "Departemen akan terus memantau ekspor teknologi sensitif untuk memastikan bahwa inovasi kita tidak dimanfaatkan oleh mereka yang akan mengancam keamanan nasional kita," kata Sekretaris Perdagangan AS, Wilbur Ross seperti dilansir Giz China dari laman Android Authority, Selasa (19/11/2019).



Dengan penangguhan hukuman 90 hari lagi dari Presiden AS Donald Trump, maka perusahaan China tersebut dapat terus mendorong pembaruan perangkat lunak dan keamanan penting untuk berbagai perangkat yang dirilis sebelum larangan berlaku hingga sekitar bulan Maret 2020.

Sayangnya, perangkat seperti Huawei Mate X dan Mate 30 seri akan terus berjalan pada versi open-source dari sistem operasi Android. Karena kini telah menggunakan pengiriman smartphone baru tanpa OS Android yang populer.

Menanggapi rilis terbaru dari Departemen Perdagangan, seorang juru bicara Huawei mengatakan, dalam sebuah pernyataan bahwa penangguhan hukuman 90 hari tidak akan memiliki dampak substansial pada bisnis Huawei, atau menambahkan Huawei terus diperlakukan tidak adil.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak