alexametrics

Khawatir Handphone Meledak? Ini yang Perlu Anda Tahu dan Hindari

loading...
Khawatir Handphone Meledak? Ini yang Perlu Anda Tahu dan Hindari
Untuk menghindari smartphone meledak, pengguna diminta memerhatikan baterai pada perangkatnya. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Ledakan yang terjadi Selasa pagi (3/12/2019) di kawasan Monas, Jakarta Pusat, sempat diduga diakibatkan oleh handphone. Meskipun belakangan diketahui ledakan akibat granat, ledakan ponsel memang bisa saja terjadi dan umumnya dipicu faktor baterai yang bermasalah.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan redaksi autotekno SINDOnews, sejumlah pakar mengatakan ada tiga alasan utama yang menyebabkan handphone meledak.
(Baca juga: Ada Ledakan di Monas, 1 Orang Alami Luka Berat)

Pertama, kondisi baterai yang digunakan telah rusak atau cacat. Meskipun dilakukan pengisian daya, seolah-olah terisi.



Hal ini bisa menyebabkan hubungan pendek. Namun kecil kemungkinan, kecuali handphone tersebut telah dimodifikasi.

Kedua, melakukan pengisian yang tidak benar (menggunakan charger tidak semestinya). Ini sering terjadi dan mengakibatkan mengganggu kinerja baterai. (Baca juga: Polisi Cek Lokasi Ledakan di Monas)

Ketiga, Membiarkan ponsel yang sudah terisi penuh tetap dalam keadaan mengisi, sehingga terjadi overheating pada baterai. Hal ini sangat memungkinkan terjadi ledakan.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk menghindari musibah handphone meledak? Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan guna menghindari smartphone meledak, yakni:
- Jangan menggunakan handphone saat melakukan pengisian baterai. Untuk lebih amannya cabut dulu, baru menerima panggilan atau menggunakan fungsi lainnya.
- Memastikan tidak over-charged saat melakukan pengisian. Bisa indikator sudah menunjukkan 100% terisi, maka cabut kabel pengisian.
- Jika kondisi baterai sudah berubah bentuk alias membengkak, cepat lakukan penggantian baterai.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak