alexametrics

Rachmat Kaimuddin Gantikan Achmad Zaky Jadi CEO Bukalapak

loading...
Rachmat Kaimuddin Gantikan Achmad Zaky Jadi CEO Bukalapak
(ka-ki) Pendiri sekaligus mantan CEO Bukalapak Achmad Zaky dan Rachmat Kaimuddin yang baru didapuk sebagai CEO Bukalapak. Sumber: Blog Bukalapak
A+ A-
JAKARTA - Bukapalapak mengumumkan Chief Executive Officer (CEO) barunya yakni Muhammad Rachmat Kaimuddin. Rachmat menggantikan Achmad Zaky yang merupakan pendiri Bukalapak.

Rachmat memiliki latar belakang di dunia keuangan, ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk sejak 2018. Adanya perubahan komposisi di level C-Suite ini terhitung efektif tanggal 6 Januari 2020.

Pemilihan CEO baru ini juga sebagai kelanjutan dari rencana jangka panjang perusahaan memasuki dekade kedua dan dalam rangka membangun bisnis e-commerce yang berkelanjutan (sustainable).



"Saya percaya Bukalapak adalah tempat dimana saya bisa bekerja bersama kawan-kawan saya untuk membuat perubahan positif yang berguna bagi bangsa dan negara ini. Saya harap dapat membantu Bukalapak memberikan dampak lebih luas untuk Indonesia," ujar Rachmat dikutip dari blog resmi Bukalapak, Senin (9/12/2019).

Dengan perubahan ini, komposisi C-Suite baru Bukalapak terdiri dari Rachmat Kaimuddin sebagai CEO dan Fajrin Rasyid di posisi Presiden dan Co-Founder.

Lalu, ada Nugroho Herucahyono sebagai Chief Technical Officer (CTO) dan Co-Founder, Willix Halim menjabat Chief Operating Officer, serta Natalia Firmansyah menduduki jabatan Chief Financial Officer.

Sedangkan posisi Chief Strategy Officer ditempati oleh Teddy Oetomo dan Bagus Harimawan sebagai Chief of Talent.

Fokus jajaran pimpinan C-Level baru ke depannya adalah menavigasikan perusahaan secara jangka panjang.

Di bawah kepemimpinan baru, perusahaan akan fokus pada isu-isu yang berkaitan dengan talenta, modal, dan manajemen keuangan, serta memperkuat peran Bukalapak dalam mendukung UMKM Indonesia.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak