alexametrics

Percepat Transformasi Digital Indonesia, Mastercard Academy 2.0 Diluncurkan

loading...
Percepat Transformasi Digital Indonesia, Mastercard Academy 2.0 Diluncurkan
Vice Chairman and President Strategic Growth, Mastercard, Mike Froman saat meluncurkan Mastercard Academy 2.0, untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan digital bagi masyarakat Indonesia di Jakarta, Senin (9/12/2019). Foto/Dok. SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Mastercard meluncurkan Mastercard Academy 2.0, sebuah flagship program yang dirancang untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan digital bagi masyarakat Indonesia. Peluncuran dilakukan di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Program ini menyasar anak usia sekolah, anak muda, pengusaha, dan profesional yang tengah berada di level menengah dalam karier. Mereka akan dibekali keterampilan digital yang diperlukan untuk berkembang dan secara aktif berpartisipasi dalam perjalanan transformasi digital Indonesia hingga 2022. Targetnya 100.000 masyarakat Indonesia akan mendapatkan manfaat atas program ini.

Mastercard Academy 2.0 dirancang khusus dengan pembangunan human capital yang berkelanjutan. Mastercard mengambil pendekatan yang menyeluruh untuk merespons ajakan Presiden Joko Widodo kepada sektor swasta untuk berinvestasi bersama pemerintah dan menjembatani kesenjangan keterampilan.



Vice Chairman and President Strategic Growth, Mastercard, Mike Froman mengatakan, percepatan pembangunan human capital adalah kunci untuk menciptakan ekonomi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

“Mastercard berkomitmen untuk membantu para pemimpin perkotaan dengan teknologi kami, data dan kemitraan untuk mengembangkan berbagai solusi yang dapat memberdayakan lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam ekonomi formal dan membantu para pekerja menavigasi perubahan cara kerja. Dukungan dari semua pihak diperlukan guna memastikan ekonomi digital bermanfaat untuk semua orang, di mana pun mereka berada," katanya dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Selasa (10/12/2019).

Mastercard Academy 2.0 menghadirkan empat program sekaligus, yang menargetkan berbagai segmen populasi Indonesia. Hal ini memungkinkan mereka mendapatkan keterampilan dan pengetahuan untuk berhasil dalam dunia digital yang semakin berkembang.

Keempat program tersebut yakni, pertama, Program Girls4Tech. Kurikulum unggulan STEM Mastercard dirancang secara khusus untuk para remaja putri usia 8 sampai 14 tahun berdasarkan standar sains dan matematika global.

Kedua, Program Sertifikasi Keamanan Siber. Sebuah program pelatihan, sertifikasi serta pelatihan kerja yang dirancang untuk memberdayakan anak muda Indonesia, yang saat ini sedang tidak belajar di perguruan tinggi.

Ketiga, ProgramToolkit Keamanan Siber. Sebuah resource online khusus yang dirancang untuk perusahaan kecil dan menengah oleh Global Cyber Alliance (GCA) dan Mastercard.

Keempat, Talk Show dari Pakar Digital. Untuk para profesional yang tengah meniti karier, Mastercard Academy 2.0 akan menyatukan para pakar digital, murid,serta para penggemar teknologi untuk memperkenalkan berbagai inovasi baru, memicu keingintahuan dan meningkatkan keterampilan digital.

Pembicara lokal dan internasional di seluruh sektor swasta dan publik akan diundang untuk berpartisipasi. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Mastercard Academy 2.0, silakan kunjungi https://www.mastercard.co.id/id-id/governments/mastercardacademy02.html.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan, potensi ekonomi digital Indonesia sangat besar. Akan tetapi hal ini tidak dapat terwujud tanpa adanya ketersediaan sumber daya manusia yang terampil dan berpengetahuan luas.

“Saya sangat menghargai kontribusi dari semua pihak melalui berbagai program mereka seperti Mastercard Academy 2.0 ini. Saya juga percaya bahwa Mastercard Academy 2.0 merupakan program yang sangat penting dan akan sangat bermanfaat untuk perkembangan negara menuju digitalisasi,” katanya.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak