alexametrics

Jarak Penjualan Handphone Samsung dan Huawei Kian Sempit

loading...
Jarak Penjualan Handphone Samsung dan Huawei Kian Sempit
Huawei pada 2016 mengumumkan tujuannya untuk menjadi produsen handphone nomor satu dunia di 2021. Laporan Strategy Analytics menunjukkan Huawei mungkin mencapai sasarannya itu. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Huawei telah berjalan jauh meninggalkan kompetitornya dalam lima tahun terakhir. Pada 2015, dia berhasil mengirim lebih dari 104 juta handphone dengan pangsa pasar hanya 5,5% dan saat itu pabrikan China itu memegang posisi nomor tiga di seluruh dunia.

Kemudian, pada 2016, Huawei mengumumkan tujuan ambisiusnya untuk menjadi pabrikan handphone nomor satu pada 2021. Laporan terbaru dari Strategy Analytics menunjukkan Huawei mungkin mencapai sasarannya itu.

Laporan terbaru dari Korea Herald memperkirakan, Huawei akan finis kedua tahun ini dengan jumlah 251 juta smartphone bersama penguasaan pangsa pasar 17,7%. Jumlah itu hanya berjarak minus 3,6% dibanding Samsung yang diperkirakan mencapai 21,3% pangsa pasar dengan perkiraan 323 juta unit ponsel. Hal itu disampaikan seorang peneliti pasar dari Strategic Analytics.



Sebagai perbandingan, pangsa pasar Huawei pada 2018 sebesar 14,4% dan Samsung berakhir dengan 20,3%, lebih tinggi 5,6% dari Huawei. Meskipun Samsung terus menjual lebih banyak perangkat per tahun, Huawei semakin dekat untuk mengungguli raksasa Korea tersebut.

Huawei mengalami masalah besar tahun ini dengan larangan Pemerintah AS, tapi itu tidak menghalangi perusahaan untuk terus tumbuh dengan penjualan yang sangat kuat di China dengan peluncuran handphone flagship, Mate 30 Pro. Larangan AS tetap berlaku dan Huawei masih tidak dapat mengirimkan Mate 30 Pro bersama Layanan Google, yang sangat menghambat penjualannya di pasar Eropa.

Sementara Apple tetap di posisi nomor 3 dan diramalkan menghasilkan 193 juta unit iPhone pada akhir 2019 dengan pangsa pasar 13,6%. Apple sendiri dilaporkan mendominasi dalam kategori produk wearable seperti yang dilaporkan awal pekan ini.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak