alexametrics

Kasus Ghosn, Nissan Tegaskan Tak Akan Lepas Mitsubishi dan Renault

loading...
Kasus Ghosn, Nissan Tegaskan Tak Akan Lepas Mitsubishi dan Renault
Carlos Ghosn mantan bos Nissan, Mitsubishi dan Renault. FOTO/ Asia Nikkei
A+ A-
TOKYO - Kasus hukum yang menjerat Carlos Ghosn tentunnya menyerempet nama besar Renault, Mitsubishi dan Nissan. Pasalnya ketiga perusahaan otomotif itu berada dalam 1 aliansi dan dinilai berpotensi perpecahan.

Menanggapi kabar tersebut, Nissan mengeluarkan pernyataan yang berbunyi: "Nissan sama sekali tidak mempertimbangkan untuk membubarkan Aliansi."

"Aliansi adalah sumber daya saing Nissan," tambah pembuat mobil Jepang itu. “Melalui Aliansi, untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan, Nissan akan terus memberikan hasil yang saling menguntungkan bagi semua anggota aliansi.” tulis Nissan seperti dilansir Carscoops, Rabu (15/1/2020).



Selain itu, Ketua Renault Jean-Dominique Senard mengatakan bahwa Aliansi, yang mencakup Mitsubishi, adalah pola bisnis yang "solid dan kuat" tulis surat kabar Belgia L'Echo.

Sebelumnya sebuah laporan sebelumnya dari Financial Times mengutip sumber-sumber yang mengetahui tentang masalah ini mengatakan bahwa eksekutif senior di Nissan mempercepat rencana rahasia untuk berpisah dari Renault, setidaknya di sisi teknik dan manufaktur bisnis.

Segera setelah laporan itu, harga saham Renault mencapai posisi terendah enam tahun, karena para investor khawatir bahwa Aliansi dengan Nissan akan dibubarkan. Harga saham Nissan juga turun ke level terendah dalam 8 setengah tahun.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak