alexametrics

Siap Gunakan OS Harmony, Huawei Ancang-ancang Tinggalkan Android

loading...
Siap Gunakan OS Harmony, Huawei Ancang-ancang Tinggalkan Android
Sistem HongMeng juga sedang dalam proses peningkatan dan pengembangan berkelanjutan. Harapannya, itu akan menjadi sumber terbuka resmi pada Agustus tahun depan. Foto/Ist
A+ A-
SHENZHEN - Setelah masuk daftar hitam AS, Huawei mulai mencari sumber alternatif untuk melepaskan diri dari ketergantungan terhadap teknologi perusahaan asal Paman Sam. Untuk sebagian besar kebutuhan, perusahaan memiliki alternatif pengganti yang layak.

Namun mengganti Google Android, khususnya Google Mobile Services (GMS), tampaknya itu menjadi hal yang paling sulit. Huawei kemudian meluncurkan sistem operasinya sendiri yang kita kenal sebagai OS Harmony atau OS HongMeng.

Pada saat itu, tidak ada jaminan bahwa sistem tersebut akan digunakan pada ponsel dan tablet Huawei. Namun, Harmony OS dan HMS Ecology sekarang menjadi arah pengembangan prioritas dari pabrikan China tersebut.



OS Harmony untuk Ponsel Huawei
Menurut TechSina, di Winter Davos Forum, pendiri Huawei, Ren Zhengfei, mengatakan, sistem HongMeng saat ini sudah aktif. Sistem akan digunakan di ponsel Huawei, tablet, TV dan produk lainnya di masa depan.

Mengenai HongMeng, Wang Chenglu, Presiden Departemen Perangkat Lunak Bisnis Konsumen Huawei pernah mengatakan, handphone Huawei masih akan lebih memilih Android. Namun, perangkat bakal menggunakan OS Harmony jika ada kebutuhan untuk melakukannya.

Selain itu, sistem HongMeng juga sedang dalam proses peningkatan dan pengembangan berkelanjutan. Harapannya, itu akan menjadi sumber terbuka resmi pada Agustus tahun depan.

Selain itu, Joy Tan, Wakil Presiden Senior Urusan Publik Huawei, mengatakan dalam sebuah wawancara, kode OS HongMeng memiliki lebih sedikit saluran dan keamanan yang lebih tinggi. Menurut Counterpoint, sistem operasi HongMeng akan melampaui Linux pada akhir 2020. Ini akan menjadi sistem operasi terminal digital cerdas paling populer kelima.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak