alexametrics

Epidemi Mematikan, Virus Corona seperti Bahaya Perubahan Iklim

loading...
Epidemi Mematikan, Virus Corona seperti Bahaya Perubahan Iklim
Wabah virus corona di China jadi krisis kesehatan global. FOTO/ Ist
A+ A-
BEIJING - Virus Corona dari China membuat dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kalangkabut. Pasalnya hingga kini belum ada antiobiotik dan antivirus yang dapat mencegahnya

Dr Simon Clarke, seorang ahli mikrobiologi di University of Reading mengatakan infeksi Corona akan menjadi pembunuh paling sadis di dunia.

"Masalah ini sama dengan ancaman perubahan iklim dan keduanya sama bahayanya." tutur Clarke seperti dilansir dari Dailystar, Minggu (26/1/2019). Baca Juga: Corona Belum Ada Antivirusnya, Bill Gates Minta Basmi dengan Cara Militer



Tidak adanya antibiotik ampuh dapat menandakan wabah baru di zaman ini dengan mengantarkan 10 juta kematian pada tahun 2050, para peneliti memperingatkan.

Public Health England (PHE) memperingatkan perawatan baru yang inovatif masih 'sangat dibutuhkan' untuk mencegah bom waktu yang berdetak dari epidemi kesehatan yang serius.

Para peneliti mengatakan hal itu berdasarkan fakta Lebih dari 90.000 orang dirawat di rumah sakit yang terkena Virus Corona kebal terhadap antibiotik tahun lalu.BACA JUGA: Virus dari China berdasarkan penelitian medis

Angka-angka digital NHS menunjukkan angka-angka berada pada titik tertinggi sepanjang masa, dan para ahli memperingatkan bahwa Corona menimbulkan ancaman terhadap kemanusiaan yang sama seriusnya dengan perubahan iklim.

Dan mereka mengatakan angka sebenarnya cenderung jauh lebih tinggi karena tes rumah sakit hanya mengambil sekitar setengah dari semua kasus.BACA JUGA: Pendapat Ahli Soal Virus Corona dari China

Angka-angka menunjukkan bahwa antara 2014 dan 2015 ada 64.293 kasus pasien yang didiagnosis dengan bug resisten. Ini telah meningkat dari tahun ke tahun, mencapai rekor 90.173 tahun lalu.

Hampir 3.000 orang terbunuh setiap tahun oleh Corona, termasuk E. coli (inset) dan infeksi aliran darah Kleb-siella pneumoniae.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak