alexametrics

Virus Corona Bikin Bumi Tidak Aman, Mars Siap Tampung Jutaan Manusia

loading...
Virus Corona Bikin Bumi Tidak Aman, Mars Siap Tampung Jutaan Manusia
Planet Mars. FOTO/ Ist
A+ A-
WUHAN - Virus Corona yang telah masuk ke Amerika Serikat, membuat negara ini ketar-ketir. Dan belum adanya antibiotik dan vaksin yang bisa menangkal virus mematikan ini membuat adanya spekulasi memindahkan manusia ke luar angkasa yakni Mars.

Seperti dilansir Dailystart, Minggu (9/2/2020) Pasalnya seperti kita ketahui bersama miliarder seperti Elon Musk dan Jeff Bezos sejaklama sudah menyiapkan planet di luar angkasa yang bisa gantikan keberadaan bumi. Corona.Baca JUGA: Virus Corona Dibuat dari 2.000 Spesies Kelelawar Selama 8 Tahun

Tak hanya Virus Corona, perubahan iklim, kelebihan penduduk, naiknya permukaan laut, dan ancaman perang nuklir yang selalu ada. Membuat banyak orang berencana akan meninggalkan planet ini jika mereka bisa.BACA JUGA: Patenkan Remdesivir, Ahli Sebut Virus Corona Sengaja Diciptakan



Elon Musk berencana membuat kota yang bisa ditempati satu juta manusia selama 40 tahun di Planet Mars. Proyek ambisius yang sudah berjalan itu ditargetkan rampung 2027. BACA JUGA: Organisasi Riset Ini Dicurigai Membuat Virus Corona di China Sejak 2013

Namun rencana berani itu telah mendapakan kritikan tajam dari berbagai kalangan, banyak ilmuwan menggambarkan rencana itu sangat, berbahaya dan hanya mencari publisitas.

Elon mengakui, tidak mudah baginya untuk bisa langsung terbang ke Mars dalam waktu singkat. Menurut Musk, hal pertama yang harus dilakukan mengirim para astronot untuk meninjau kelayakan ekosistem di Mars.

ia mengatakan perjalanan pertama ke Mars bakal memiliki banyak risiko. Karena itu, ia mengimbau siapa pun calon astronot yang akan dikirim ke Mars, harus bersiap menerima segala jenis konsekuensi, termasuk siap untuk mati.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak