alexametrics

Batan Tegaskan Tingkat Radiasi Nuklir di Tangsel Sudah Menurun

loading...
Batan Tegaskan Tingkat Radiasi Nuklir di Tangsel Sudah Menurun
Dekontaminasi radiasi reaktor nuklir dengan jenis Caesium-137 di lahan kosong kawasan Perumahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan. FOTO/FIKRI/ SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Dekontaminasi radiasi reaktor nuklir dengan jenis Caesium-137 di lahan kosong kawasan Perumahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, sudah dilakukan selama empat hari terakhir.

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Anhar Riza Antariksawan, menegaskan, kandungan dari radioaktif dari kawasan itu sudah menurun. Dari 140 mikro Sievert per jam menjadi 28 mikro Sievert per jam.

"Upaya utama yang kita lakukan adalah dekontaminasi untuk keselamatan warga," kata Anhar, di kantor Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN Jakarta, Selasa (18/2/2020).



Jadi, Anhar menegaskan, selain di pusat paparan yang telah diamankan pihak kepolisian, warga tidak perlu takut dan sudah bisa beraktivitas seperti biasa dan tidak membahayakan.

"Di jalan-jalan dan perumahan warga sudah tidak ada bahayanya sama sekali. Per sore kemarin sudah tinggal sekitar 30 meter persegi, area itu saja (bahaya radiasi)," tegasnya.

Sementara itu, Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tangerang Selatan, menuturkan, ada sebanyak 21 RT, 1 RW, 1.600 anak-anak, dan sekitar 3.000 orang dewasa, dari lebih 1.000 kartu keluarga, yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Lebih lanjut, Airin mengatakan, pihaknya akan selalu mendukung setiap langkah yang dilakukan oleh Batan dan Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir), dalam menghadapi kejadian ini.

Selain itu, Pemkot Tangsel juga terus melakukan sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat yang ada di sekitar tempat kejadian.

"Kita percayakan kepada Batan dan Bapeten. Apapun hasilnya, Batan dan Bapeten pasti mempunyai memiliki kompetensi dan profesionalitas," tutur Airin, di tempat yang sama.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak