alexametrics

Luncurkan SUV Hemat Bahan Bakar, KIA Optimistis Jual Ratusan Unit di Jabar

loading...
Luncurkan SUV Hemat Bahan Bakar, KIA Optimistis Jual Ratusan Unit di Jabar
KIA meluncurkan All New Seltos membidik pangsa pasar milenial. Foto/arif budianto
A+ A-
BANDUNG - KIA baru saja meluncurkan kendaraan SUV terbarunya, all new KIA Seltos. Produk ini optimistis bakal diserap pasar Jawa Barat, melihat potensi pasar yang cukup besar dan fitur hemat bahan bakar untuk kendaraan dikelasnya.

Operasional Manager PT Siloam Motor, main dealer KIA Bandung, Vincent Leonard TJ mengatakan, pihaknya menargetkan produk Seltos terjual 25 unit per bulan atau sekitar 250 unit hingga akhir tahun 2020.

"Sebelum diliburkan, Seltos sudah mendapat inden sampai puluhan unit, dan diprediksi bakal terus naik. Kami sangat berkeyakinan, produk ini bakal diserap pasar. Apalagi pasar di Jabar untuk kelas SUV diprediksi akan membaik," jelas Vincent.



Hal senada juga disampaikan Marketing & Development Divisi Head PT Kreta Indo Arta (KIA) Ario Soerjo. Pihaknya berkeyakinan, KIA Seltos bisa mencatat penjualan yang cukup baik di Jawa Barat.

"Kami sangat optimistis lewat produk ini. Apalagi value dan fiturnya bagus. Mungkin market mobil memang stagnan, tapi kami punya barang bagus dan fresh. Kami harapan bisa dapatkan konsumen lama dan baru," timpal dia.

Salah satu upaya penetrasi pasar Jawa Barat yaitu menggelar pameran di Mal Paris Van Java (PVJ). KIA Seltos hadir di mal ini, untuk membidik kalangan milenial Bandung. Produk ini dijual dengan gara mulai Rp299 juta hingga 355 juta untuk tiga tipe.

Product Planing PT KIA Harry Yanto mengaku, SUV ini hadir dengan mesin 1.353 CC, 16 valve dengan sistem suplai bahan bakar direct injection sehingga hemat bahan bakar dan emisi gas buang baik. Seltos juga menggunakan turbo charge E-WG. Sehingga menghasilkan kekuatan mesin 140 PS pada torsi 6.000.

"Konsumsi bahan bakar Seltos cukup hemat. Hasil pengujian di India, 1 liter untuk bisa untuk perjalanan 16 km. Tetapi kami lakukan uji sendiri, dari Jakarta-Bandung menggunakan tol dengan kecepatan stagnan 80 km per jam, konsumsinya bisa 1 liter untuk 18,8 km," beber dia.

Kendaraan lima penumpang ini, juga dilengkapi fitur keamanan bagus. Terdapat 6 buah airbag di bagian depan dan samping. Rangka mobil juga menggunakan kekuatan empat kali lipat dari bobot mobil, fungsinya untuk melindungi bagian kabin (penumpang) jika terjadi kecelakaan.
(wbs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak