alexametrics

Amazon Rekrut 100.000 Karyawan Baru Demi Memenuhi Tingginya Permintaan

loading...
Amazon Rekrut 100.000 Karyawan Baru Demi Memenuhi Tingginya Permintaan
Amazon merekrut 100.000 karyawan baru untuk ditempatkan di bagian gudang dan pengiriman barang karena tingginya permintaan akibat virus Corona. Foto/ist
A+ A-
WASHINGTON - Seiring menyebarnya virus corona Covid-19, masyarakat di berbagai negara diimbau untuk seminim mungkin melakukan aktivitas di luar rumah. Akibatnya, pembelian kebutuhan sehari-hari yang dilakukan secara daring melalui e-commerce ikut melonjak.

Hal serupa juga dialami oleh Amazon. Demi memenuhi kebutuhan permintaan, raksasa marketplace asal Amerika Serikat ini menambah 100.000 karyawan baru. Mereka akan ditempatkan di bagian gudang dan pengiriman barang.

Tidak hanya itu, melansir dari laman The Verge, Selasa (17/3/2020), perusahaan milik Jeff Bezos ini juga menaikkan upah pekerjanya di AS sebesar USD2 per jam.



Pasca-Pemerintah Paman Sam memutuskan agar warganya tetap diam di rumah demi terhindar dari COVID-19, pembelian bahan makanan dan perlengkapan rumah tangga lain dibeli menggunakan e-commerce.

Karena tingginya permintaan, Amazon telah mengumumkan pengiriman barang akan mengalami keterlambatan. Ini disebabkan minimnya persediaan pada beberapa kebutuhan pokok.

“Kami melihat peningkatan permintaan yang signifikan, yang artinya meningkat juga kebutuhan tenaga kerja,” kata Dave Clark, Senior Vice President of Worldwide Operations.

Di sisi lain, negara bagian AS seperti New York dan Ohio telah menutup sementara aktivitas bisnisnya demi memperlambat penyebaran virus Corona. Imbasnya ribuan karyawan menjadi pengangguran dan tidak memiliki pendapatan selama beberapa pekan ke depan. Melihat peluang ini, Amazon membuka kesempatan merekrut mereka untuk dipekerjakan.
(mim)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak