Permudah Pemilik FUSO, KTB Hadirkan Mobile Workshop Service Baru

loading...
Permudah Pemilik FUSO, KTB Hadirkan Mobile Workshop Service Baru
KTB SERAHKAN mws kepada salah satu dilernya di Kalimantan Barat, PT. Gemilang Berlian Indah Pontianak, Grup Srikandi Diamond Motors secara virtual pada hari Kamis, 17 September 2020
JAKARTA - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menyerahkan satu unit armada Mobile Workshop Service (MWS) versi terbaru yang dikembangkan oleh KTB kepada salah satu dilernya di Kalimantan Barat, PT. Gemilang Berlian Indah Pontianak, Grup Srikandi Diamond Motors. Penyerahan ini dilakukan secara virtual pada hari Kamis, 17 September 2020.(Baca juga:Brutal, 3.500 Warga Palestina Dibunuh Pasukan Israel di Era Netanyahu)

Tahun ini, MWS hadir dengan design baru yang lebih inovatif. Untuk MWS yang diserahkan kepada PT. Gemilang Berlian Indah ini, menggunakan kendaraan Mitsubishi Triton S.C 4x4 yang spesifikasi tools dan equipment-nya sudah disesuaikan dengan kebutuhan di area pertambangan.

Kendaraan four wheels drive ini juga khusus dirancang untuk mendukung kegiatan di wilayah tambang yang medannya ekstrem. Hal ini untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen fleet Mitsubishi Fuso yang bisnisnya berada di area pertambangan di kota Pontianak dan sekitarnya.BACA JUGA - Umat Islam Pertanyakan Kehalalan Vaksin COVID-19, China Dekati Arab Saudi



Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat menguasai pasar penjualan Fighter dan menjadi pasar potensial terbesar Fighter. Di wilayah ini, Mitsubishi Fuso menguasai market share sebesar 61,8%. Sementara di kelas medium duty truck (MDT), produk Fuso Maru-P dan Fighter meraih pangsa pasar 53,2% dan 64,2% di kelas light duty truck.

Kondisi ini akan terus ditingkatkan karena banyaknya potensi di industri pertambangan serta perkebunan yang memanfaatkan Fighter untuk aktivitasnya, dan kehadiran MWS ini diharapkan menjadi nilai lebih bagi pelanggan Fuso Fighter.

Dengan adanya penambahan ini, maka jumlah total MWS Mitsubishi Fuso kini menjadi 107 unit, termasuk 1 unit MWS New Branding. Saat ini terdapat dua unit MWS lainnya yang sedang dalam proses akhir pembuatan. Rencananya kedepan, KTB juga akan merancang MWS versi Colt Diesel FE 74 HD dan nantinya KTB akan terus menambah jumlah armada MWS versi terbaru ini.



Direktur Sales & Marketing KTB, Duljatmono, mengatakan bahwa penyerahan MWS ini adalah bentuk dukungan yang diberikan terhadap diler sebagai garda depan dalam melayani konsumen Mitsubishi Fuso. Adanya pandemi yang melanda Indonesia saat ini menjadikan MWS sebagai solusi bisnis yang efektif bagi para pengusaha dalam melakukan service kendaraan.

“Kami memahami bahwa tentunya tidak mudah bagi para konsumen yang jarak lokasi kegiatan bisnisnya jauh dari diler (on site) untuk pergi ke diler, Dengan adanya MWS ini, kami berharap dapat memberi kemudahan bagi konsumen, termasuk konsumen Fighter” ujar Duljatmono.

Lebih lanjut Duljatmono menambahkan bahwa, sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 2005 lalu, MWS dimanfaatkan oleh diler-diler Mitsubishi Fuso untuk memberikan fasilitas perbaikan dan perawatan kendaraan di luar bengkel diler. Bengkel berjalan ini dilengkapi dengan peralatan service yang sangat memadai sehingga dapat melakukan perawatan ringan hingga sedang untuk semua jenis kendaraan Mitsubishi Fuso dimanapun konsumen berada.

“Terlebih semenjak pandemic Covid-19 serta penerapan PSBB, ruang gerak konsumen menjadi terbatas meski beberapa sektor bisnis tetap berjalan, sehingga kami berinisiatif mengambil langkah-langkah proaktif untuk tetap memenuhi kebutuhan pelanggan guna meminimalisir down-time armada konsumen” pungkas Duljatmono.

Di kesempatan yang berbeda, Direktur utama PT Gemilang Berlian Indah Pontianak, Sjamsiar Achmat Bunjamin, mengatakan “Pontianak menguasai sebagian besar penjualan Fighter. Banyak kendaraan Mitsubishi Fuso yang beroperasi di pertambangan Bauksit dengan medan yang ekstrim dan waktu tempuh yang jauh dari diler. Dengan adanya MWS ini kami yang akan menjemput bola ke lokasi on site” ujar Sjamsiar.
(wbs)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top