China Ngotot Paling Manjur, Vaksin Sinovac Siap Beredar Mulai 2021

loading...
China Ngotot Paling Manjur, Vaksin Sinovac Siap Beredar Mulai 2021
VAKSIN virus corona saat ini terus diuji oleh lembaga riset di dunia. FOTO/ IST
BEIJI - Vaksin Covid-19yang diproduksi oleh perusahaan Sinovac dari China dikabarkan telah melewati berbagai macam uji klinis dan akan beredar awal 2021.BACA JUGA: Bupati Aceh Singkil dan Istrinya Positif COVID-19)

Chairman dan CEO Sinovac Biotech Yin Weidong mengatakan vaksin yang dikembangkan perusahaan telah terbukti dalam mengalahkan strain virus Covid-19 .

“Sejak April kita memiliki kasus dari luar negeri. Mereka tidak terinfeksi di China tetapi menunjukkan gejala penyakit ini di China. Kami memperoleh 20 lebih jenis virus yang berbeda dari mereka termasuk dari AS, Eropa dan negara-negara Timur Tengah,” katanya seperti dilansir dari Mirror.(BACA JUGA: Joe Biden Tunjuk Kamala Harris Jadi Cawapres)

Yin Weidong menambahkan pihaknya pun sudah siap memproduksi vaksin ini secara massal. Perusahaan sudah membangun pabrik dengan luar 20.000 meter persegi dalam tiga bulan dan siap melakukan pengujian pada 30 Januari 2021.



“Pabrik kami telah didesain untuk memproduksi 300 juta dosis per tahun. Kapasitas ini bisa memenuhi permintaan dalam negeri dan beberapa negara. Kami telah menjanjikan pada beberapa negara mereka akan menjadi prioritas vaksin kami seperti China,” jelas Yin Weidong.

“Jadi kapasitas pabrik 300 juta dosis vaksin ini akan disiapkan bagi beberapa negara dengan kasus corona tinggi, termasuk Indonesia,” tegasnya.

Vaksin Sinovac sendiri hingga saat ini masih dipertanyakan kehalalanya, Bio Farma menyebut bahwa bahan baku Vaksin Sinovachasal China yang saat ini sedang diuji klinis di Bandung menggunakan bahan baku halal.



Walaupun begitu, untuk mendapat sertifikasi halal, pihaknya harus mendapat pengujian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Vaksin ini menggunakan bahan baku halal. Tapi untuk spesifikasinya, itu kewenangan MUI. Mereka yang akan tentukan. Tentu kami akan lakukan sertifikasi," kata Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto, Rabu (12/8/2020)
(wbs)
KOMENTAR ANDA
preload video
Top