Vaksin Merah Putih Ditargetkan Uji Klinis Tahap Pertama di Awal 2021

loading...
Vaksin Merah Putih Ditargetkan Uji Klinis Tahap Pertama di Awal 2021
ilustrasi Vaksin virus corona. FOTO/ IST
JAKARTA - Vaksin Merah Putih ditargetkan memasuki tahap uji pra klinis pada akhir Desember 2020, sehingga pada kuartal pertama 2021 sudah bisa dilakukan uji klinis tahap pertama.

(Baca juga: Mark Zuckerberg Disebut Biang Kerok Dibalik Permusuhan Trump dengan TikTok)

Vaksin Merah Putih merupakan vaksin yang dikembangkan menggunakan isolat virus Covid-19 yang bertransmisi di Indonesia. Pengembangannya menggunakan platform berbeda dibandingkan vaksin lain, seperti Sinovac dan Sinopharm.

(Baca juga: Cegah Kerusuhan saat Aksi Demo, Jalan Gajah Mada - Hayam Wuruk Resmi Ditutup)



Sinovac dan Sinopharm menggunakan platform inactivated virus (virus yang dimatikan), sedangkan vaksin Merah Putih dikembangkan menggunakan platform protein rekombinan, DNA, dan RNA.

Tidak hanya dikembangkan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, tetapi juga dikembangkan oleh beberapa pihak lain, seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, dan Universitas Gajah Mada.

Melalui keterangan resmi dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, penggunaan vaksin-vaksin yang dikembangkan di luar negeri merupakan upaya jangka pendek yang dapat segera dilakukan pemerintah.



Selain itu, belum diketahui secara tepat seberapa lama daya tahan vaksin tersebut mampu bertahan dalam tubuh. Badan Kesehatan Dunia (WHO) hanya memperkirakan vaksin Covid-19 ini bertahan selama 6 bulan hingga 2 tahun saja.

Sementara itu, Vaksin Merah Putih buatan dalam negeri dikembangkan sebagai upaya jangka menengah-panjang dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan vaksin Indonesia di kemudian hari.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top