Kuartal 3 2020 Jauh dari Target, Netflix Tidak Laku

loading...
Kuartal 3 2020 Jauh dari Target, Netflix Tidak Laku
Ilustrasi Netflix. FOTO/ Ist
LOS GATOS - Persaingan di platform streaming film nampaknya semakin ketat. Banyak nama-nama bermuncul menawarkan layanan yang beragam. Konsumen pun menjadi banyak pilihan berlangganan sesuai kebutuhan. (Baca juga: Mark Zuckerberg Disebut Biang Kerok Dibalik Permusuhan Trump dengan TikTok)

Salah satu platform yang merasakan ketatnya kompetisi adalah Netflix. Terbukti, perolehan pelanggan Netflix pada kuartal ketiga 2020 tercatat masih di bawah target. BACA JUGA: 10 Alasan Poco X3 NFC Layak Disebut The Real Mid Range Killer

Sepanjang periode itu, secara global Netflix berhasil mengumpulkan 2,2 juta pelanggan berbayar. Namun, angka tersebut masih di bawah target yakni sebanyak 2,5 juta pelanggan.

Sementara itu, keuntungan per saham perusahaan asal Amerika Serikat itu pun mengalami penurunan menjadi USD1,74 atau atau Rp25.472.



Keuntungan ini lebih rendah dari perkiraan konsensus proyeksi analis dilihat berdasarkan data IBES dari Refinitiv, yang memprediksi bisa mencapai USD2,14 atau Rp31.328.

Nilai saham Netflix sempat meroket pada Q1 2020, lantaran pandemi Covid-19 baru saja menghantui hampir seluruh warga Bumi. Jumlah pelanggannya pun naik menjadi 15,8 juta pelanggan

Namun, kini kembali turun hampir 6% menjadi USD494 atau sekitar Rp7,24 juta per saham. "Jumlah pelanggan Netflix di AS hampir tidak berubah, menggambarkan kejenuhan masyarakat terhadap Netflix," kata Ross Benes, Analis eMarketer, dilansir dari Reuters, Kamis (22/10/2020).



Di luar itu, Netflixtelah memperkirakan akan mendapat 6 juta pelanggan baru secara global pada kuartal terakhir di tahun ini.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top