Ini Rahasia Hummer EV Bisa Jalan Seperti Kepiting

loading...
Ini Rahasia Hummer EV Bisa Jalan Seperti Kepiting
Hummer EV memiliki mode berkendara yang unik yakni berjalan seperti kepiting. Foto / Netcarshow
JAKARTA - GMC akhirnya merilis mobil yang telah lama ditunggu-tunggu, Hummer EV. Selain tenaganya yang luar biasa, mencapai 1.000 daya kuda dan mode berkendara Adrenaline Mode ada satu lagi keunikan yang dimilikiHummer EV yang tidak dimiliki kompetitornya yakni berjalan bak kepiting.

Ya, berjalan bak kepiting atau Crab Mode itu memang sempat dirilis oleh GMC dalam teaser perkenalan Hummer EV beberapa waktu lalu. Saat itu, GMC menampilkan roda Hummer EV yang tengah berjalan di samping kepiting. Seperti kepiting, roda ban Hummer EV berjalan diagonal. (Baca juga : Lokalan Malaysia, Head Unit Xpander Lebih Keren dari Indonesia)
Tentu saja kemampuan itu sangat menarik untuk dikemas. Hanya saja menurut situs Road and Track sebenarnya Crab Mode yang dimiliki oleh Hummer EV bukanlah hal yang baru. Crab Mode adalah pengembangan teknologi Quadrasteer yakni sistem kemudi empat roda yang pernah dibuat oleh General Motors, perusahaan induk dimana GMC bernaung.

Sebelum dikembangkan untuk Hummer EV, Quadrasteer selalu diaplikasikan ke berbagai SUV raksasa buatan General Motors misalnya Cherolet Silverado, GMC Sierra, Chevrolet Suburban dan GMC Yukon. Perlu diingat, sistem ini adalah sistem kemudi empat roda. Bukan sistem penggerak empat roda yang hanya menyalurkan tenaga ke empat roda. Jadi lewat sistem ini arah keempat ban bareng-bareng akan mengikuti arah palang kemudi.

Ini Rahasia Hummer EV Bisa Jalan Seperti Kepiting




Misalnya di arahkan sedikit miring ke kanan, maka semua ban akan miring ke kanan. Begitu juga sebaliknya jika diarahkan miring sedikit ke kiri. Nah bedanya dengan Quadrasteer lama, sistem ini kini memiliki derajat yang lebih besar. Jika dulu Quadrasteer hanya menolerir sudut kemiringan 5 derajat, maka di Hummer EV sudutnya jadi diperbesar menjadi 10 derajat. Jadi pergerakan truk monster ini benar-benar akan terlihat diagonal.

GMC melengkapi truk ini dengan mode kepiting bukan untuk sekadar show off. Sejatinya mode ini memang akan sangat berguna jika digunakan di medan off-road dengan medan yang sangat sempit. Lewat mode itu, HUmmer EV jadi lebih mudah mendapatkan ruang bebas dengan lebih mudah.

Selain itu mode kepiting juga membuat radius putar yang terlalu besar jadi lebih kecil. Dengan badan yang luar biasa bongsor, tentu akan sangat sulit bagi pengemudi Hummer EV melakukan gerakan putaran balik. Nah dengan mode kepiting ini, Hummer EV akan bisa meminimalkan jarak radius putar. (Baca juga : Tesla Akui Bemper Tesla Model 3 Mudah Copot karena Hujan)



Dengan berbagai kelebihan itu lalu kenapa fitur Quadrasteer tidak begitu berkembang di tangan General Motors? Penyebabnya General Motors bukan murni penemu sistem itu. Pengembang sistem itu adalah Delphi Auto yang kemudian dijual ke General Motors. Nah General Motors memberikan fitur itu khusus bagi pemilik SUV yang mau membayar lebih. Saat itu mereka menjual fitur opsional itu dengan harga USD5.600. Karena cukup mahal akhirnya teknologi itu tidak mendapatkan animo besar dari konsumen. General Motors pun akhirnya melupakan sistem menarik itu.

Nah sekarang seperti Hummer EV yang kembali reinkarnasi, kali ini sistem Quadrasteer hadir kembali dengan nama Crab Mode atau mode kepiting.
(wsb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top