Siegwerk Indonesia Penuhi Infrastruktur Teknologi untuk SOS Children’s Villages

loading...
Siegwerk Indonesia Penuhi Infrastruktur Teknologi untuk SOS Children’s Villages
Proses belajar online saat pandemik corona melanda Indonesia. FOTO/ DOK SINDOnews
JAKARTA - Memasuki bulan ketujuh penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia, berbagai kebiasaan baru dilakukan sebagai bentuk adaptasi. Salah satunya pada bidang pendidikan, kegiatan belajar mengajar tidak lagi dilaksanakan secara tatap muka di sekolah melainkan melalui metode daring. (Baca juga:TCL Patenkan Handphone Penuh Gaya dengan Kamera Bersembunyi di dalam Layar)

Berbagai kendala dihadapi oleh berbagai pihak, baik dari sekolah, guru, peserta didik, orang tua, dan anak-anak. Kendala-kendala yang ditemukan antara lain sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan metode daring yang minim, keterbatasan jaringan internet dan listrik, dan belum mumpuninya kapasitas guru dan orang tua melaksanakan sekolah dengan metode daring.(Baca juga:Mantul, Nokia 9.3 PureView Bisa Rekam Video 8K dengan Efek Khusus ZEISS)

“Keadaan anak-anak dan keluarga rentan di Indonesia saat ini menjadi salah satu fokus perhatian Siegwerk. Kami ingin memberikan dukungan penuh bagi generasi penerus bangsa Indonesia yang saat ini sedang berjuang. Bekerja sama dengan SOS Children’s Villages, Siegwerk Indonesia memberikan bantuan kebutuhan teknologi dan kebutuhan fasilitas lainnya bagi ratusan keluarga di Yogyakarta. Ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menangani pandemi COVID-19 di Indonesia,” kata Rahmawaty Dewi, Head of HR SEA South.

Siegwerk Indonesia, melalui Emergency Response Program Covid-19 Outbreak, turut berkontribusi untuk menjawab tantangan pendidikan yang dihadapi oleh generasi muda bangsa kita di masa pandemi ini. Siegwerk memberikan bantuan pendidikan daring untuk 1306 anak dari 492 keluarga dampingan SOS Children’s Villages di Yogyakarta. Ratusan keluarga tersebut yang berasal dari 10 komunitas di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima bantuan berupa pengadaan infrastruktur teknologi seperti perangkat computer dan jaringan internet agar setiap anak dan keluarga mampu mendapatkan pendidikan daring dan mengakses ilmu pengetahuan lainnya.



Tidak hanya itu, Siegwerk Indonesia juga memberikan program dukungan pendidikan dan peningkatan kapasitas untuk relawan serta kelompok penerima bantuan SOS Children’s Villages. Bantuan ini bertujuan agar setiap anak dapat difasilitasi akses dan kualitas pendidikan yang baik dengan disertai berbagai informasi dalam rangka meningkatkan daya kerja dan menumbuhkan semangat entrepreneurship, khususnya pada era new normal

“Di saat pandemi ini pada akhirnya kita harus beradaptasi. Bagi generasi sekarang yang skip sekolah tatap muka, mereka mau tidak mau harusbersekolah secara daring. Sayangnya, belum semua anak di negeri ini punya kesempatan tersebut. Karena itu, kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari Siegwerk Indonesia, 1.306 anak di Yogyakarta sekarang punya kesempatan yang sama dengan anak lainnya meskipun di tengah keterbatasan keluarga mereka. Terima kasih untuk Siegwerk yang telah memberikan sumbangsihnya bagi generasi penerus bangsa,” tandas Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top