Alibaba Cloud Bukukan Pendapatan Rp32 Triliun pada Kuartal Ketiga 2020

loading...
Alibaba Cloud Bukukan Pendapatan Rp32 Triliun pada Kuartal Ketiga 2020
Alibaba Cloud. FOTO/ IST
BEIJING - Laju cepat terus ditunjukkan oleh teknologi komputasi awan atau cloud hampir di seluruh dunia. Berbagai perusahaan berlomba-lomba menawarkan cloud dengan keunggulan masing-masing, demi memikat hati pasar.. (Baca juga: Deschamps Panggil Anak Lilian Thuram ke Timnas Prancis)

Tren yang semakin berkembang ini menguntungkan nama-nama besar yang sudah berkecimpung pada teknologi cloud. Salah satunya adalah AlibabaGroup Holding Limited, yang mengumumkan pendapatan Alibaba Cloud naik pada kuartal ketiga 2020.

Pada periode itu, Alibaba Cloud berhasil bukukan pendapatan sebesar RMB14.899 juta atau sekitar Rp32 triliun. Angka tersebut lebih besar 60% dibandingkan sembilan bulan pertama tahun lalu.(Baca juga: Solskjaer Seperti Menanti Hari Penghakiman)

Chairman dan Chief Executive Officer Alibaba Group, Daniel Zhang, memaparkan, seiring bertumbuhnya pengguna internet, keuangan, dan ritel, menjadi penunjang pendapatan Alibaba Cloud hingga Q3 2020.



Kesuksesan Alibaba Cloud tak lepas dari dukungan perusahaan-perusahaan di China. Sebanyak 60% perusahaan yang terdaftar pada golongan saham A di China merupakan pelanggan Alibaba Cloud.

"Pengeluaran rata-rata mereka (perusahaan di China) tumbuh 45% dari tahun ke tahun pada September 2020. Alibaba masih tetap kuat pada kuartal ini," jelas Zhang.

Sebagai upaya mendorong pertumbuhan di masa mendatang, Alibaba fokus pada tiga mesin pertumbuhan jangka panjang, yakni konsumsi domestik, komputasi awan dan intelegensi data, serta globalisasi.



Raksasa e-commerce asal China itu juga mengaku terus berupaya meraup peluang dari perubahan yang sedang berlangsung. Pasalnya, permintaan konsumen dan percepatan digitalisasi bisnis di seluruh ekonomi digital juga semakin meningkat.

Menurut data Gartner, Alibaba Cloud berhasil bertengger di posisi ketiga sebagai perusahaan penyedia layanan cloudpublik secara global, dan urutan pertama di Asia Pasifik.

Namun, pencapaian itu tak membuat Alibaba Cloudterlena. Perusahaan tetap berkomitmen memberdayakan transformasi digitalnya, dengan menyediakan solusi teknologi komprehensif dan layanan cloudyang bisa diandalkan untuk berbagai industri.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top