Pakar Sebut Robot Seks Bisa Jadi Resep Sehat Bagi Orang Tua

loading...
Pakar Sebut Robot Seks Bisa Jadi Resep Sehat Bagi Orang Tua
Robot seks ke depannya akan berpegangan tangan dengan Anda dan
JAKARTA - Nyeleneh. Pakar bioetika merekomendasikan pemberikan robot sekskepada orang tua untuk memerangi kesepian mereka. (Baca juga: Jepang Pakai Robot untuk Ingatkan Pengunjung Toko Gunakan Masker)

Ahli bioetika dari Fakultas KedokteranUniversitas Washington, Nancy Jecker, telah menyarankan untuk mengembangkan jenis robot seks baru guna memberikan persahabatan sosial dan seksual pemiliknya.

Jecker baru-baru ini menerbitkan sebuah penelitian tentang topik yang disebut "Tidak perlu malu: robot seks untuk orang dewasa yang lebih tua penyandang cacat".

Studi ini berfokus pada orang tua cacat. Studi menyimpulkan bahwa meresepkan robot seks dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental para manula.



"Saya menyimpulkan bahwa robot seks adalah cara yang masuk akal untuk mendukung seksualitas di kemudian hari bagi penyandang disabilitas," tulis Jecker dalam Journal of Medical Ethics, seperti disitat the Sun, Kamis (19/11/2020).

"Meskipun sering digambarkan sebagai produk untuk orang-orang yang lebih muda dan berbadan sehat, makalah ini adalah tawaran untuk menata ulang robot seks sebagai produk untuk orang-orang yang lebih tua dan cacat," katanya lagi.

Dia berpendapat, persahabatan untuk orang tua yang kesepian adalah masalah harga diri pribadi. Jenis robot seks yang disarankan tidak hanya untuk hubungan seksual, tapi juga untuk berpegangan tangan dan bahkan untuk bercakap-cakap.



Merancang dan memasarkan robot seks untuk orang tua dan penyandang cacat akan mewakili perubahan besar dari praktik saat ini. "Alasan untuk melakukannya adalah untuk mendukung martabat manusia, dan menanggapi secara serius klaim dari mereka yang seksualitasnya dirusak oleh kecacatan atau isolasi," klaim Jecker.

Dia juga berpendapat robot seks bisa berada di sana untuk orang-orang yang terisolasi dengan cara yang tidak bisa dilakukan manusia. Yakni, selalu hadir dan "mendengarkan" tanpa penilaian. (Baca juga: Vaksin Moderna Diumumkan 94,5% Efektif Jinakkan Virus Corona)

Jecker mengatakan kepada The Seattle Times, bahwa Kemampuan menjadi seksual pada usia berapa pun berkaitan dengan kemampuan Anda untuk memiliki kehidupan. "Bukan hanya untuk bertahan hidup, tetapi untuk memiliki kehidupan, dan melakukan hal-hal yang bernilai. Hubungan. Integritas tubuh. Hal-hal ini adalah masalah martabat," pungkasnya.
(iqb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top