Honda CBR1000RR yang Diseruduk Daihatsu Ayla Hanya ada 23 Unit di Indonesia

loading...
Honda CBR1000RR yang Diseruduk Daihatsu Ayla Hanya ada 23 Unit di Indonesia
Honda CBR1000RR pertama kali dibawa ke Indonesia pada 2015 oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dalam rangka peluncuran Honda Big Bike. Foto / IST
JAKARTA - Peristiwa diseruduknyaHondaCBR1000RR SP oleh pengemudiDaihatsu Aylayang terjadi diPurwokerto, Jawa Tengah baru-baru ini memang bikin miris. Pasalnya motor yang ditabrak itu bukanlah motor sembarangan.

Dari harganya saja Honda CBR1000RR dijual dengan harga yang fantastis. PT Astra Honda Motor (AHM) pertama kali membawa motor besar itu di Bali dalam peluncuran Honda Big Bike pada Juni 2015. Saat itu mereka membawa dua varian Honda CBR1000RR SP yakni Honda CBR1000RR SP HRC Tricolor dengan harga Rp575 juta dan Honda CBR1000RR SP Matt Balistic Black Metalic dengan harga Rp435 juta.(Baca juga :Survei Konsumen Membuktikan, Kualitas Tesla Sangat Buruk Dibanding Mobil Buatan Jepang)

Honda CBR1000RR yang Diseruduk Daihatsu Ayla Hanya ada 23 Unit di Indonesia


Nah, tahun ini PT Astra Honda Motor membawa kembali generasi terbaru Honda CBR1000RR-R Fireblade dengan harga yang lebih fantastis lag. PT Astra Honda Motor membawa dua varian yakni Honda CBR1000RR-R SP dengan harga Rp1,1 miliar dan Honda CBR1000RR-R dengan harga Rp990 juta.



"Saat ini ada 23 unit (Honda CBR1000RR)," ucap Ahmad Muhibuddin, General Manager Corporate Communication PT AHM . (Baca juga :Daihatsu Ayla Seruduk CBR1000RR SP, Pengemudi Ganti dengan Rumah dan Mobil)

Dia mengatakan untuk unit terbaru yang harganya mencapai Rp1,1 miliar hanya baru terjual satu unit di Surabaya, Jawa Timur. Jadi bisa dikatakan Honda CBR1000RR SP Fireblade yang diseruduk oleh Daihatsu Ayla baru-baru ini adalah model pertama yang dibawa PT AHM ke Indonesia pada 2015 lalu. Dari warnanya yang HRC Tricolor maka harga motor yang diseruduk itu banderolnya adalah Rp575 juta unit. Jadi wajar jika penyeruduk motor tersebut mengaku siap mengganti kerugian pemilik motor dengan rumah dan satu mobil.

Harga rumah di Purwokerto memang tidak sefantatis di Jakarta. Jadi wajar jika pemilik Daihatsu Ayla otomatis harus menambah kerugian dengan menjual mobil lagi.
(wsb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top