Hidupkan KEK Likupang, DANA ajak UMKM Pariwisata Masuk Ekosistem Digital

loading...
Hidupkan KEK Likupang, DANA ajak UMKM Pariwisata Masuk Ekosistem Digital
Pjs Minahasa Utara, Clay J H Dondokambey, saat menerima kunjungan Agustina Samara, Chief People & Corporate Strategy Officer DANA. Foto/ist
MINAHASA UTARA - Pemerintah menetapkan 5 Destinasi Super-Prioritas yang akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. Salah satunya Likupang di Kabupaten Minahasa Utara,Sulawesi Utara. (Baca juga: Transaksi Dompet Digital Melesat, Bikin Dompet Kulit Makin Tepos)

Keberadaan KEK Likupang diharapkan mendongkrak kembali sektor pariwisata Sulawesi Utara. Seperti halnya terjadi di daerah lain, sektor pariwisata Sulawesi Utara yang selama ini dikenal luas dengan pesona wisata baharinya juga sangat terpukul oleh pandemik COVID-19.

Selain pembangunan infrastruktur penunjang, kesiapan pelaku usaha khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)juga menjadi penentu keberhasilan pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong digitalisasi UMKMdi daerah-daerah tujuan wisata tersebut, termasuk di Likupang. Dengan masuk dalam ekosistem digital, UMKM akan lebih siap dalam menghadapi tantangan maupun menangkap peluang di berbagai kondisi.

Dompet digital asli Indonesia, DANA, menyambut positif dan mendukung upaya pemerintah mengembangkan kawasan pariwisata prioritas dan mendorong UMKM go digital. Dukungan tersebut diwujudkan dengan melakukan kunjungan ke Sulawesi Utara untuk bertemu dengan Pejabat Sementara (Pjs) Minahasa Utara, Clay J H Dondokambey, serta sejumlah pelaku UMKM di sana, termasuk dari Likupang.



Dalam kesempatan tersebut, DANA bukan hanya membagikan pengetahuan kepada pelaku UMKM mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk mengembangkan usaha, tapi juga secara langsung membantu UMKM terhubung dengan ekosistem digital.

“Pandemik telah berdampak pada sektor pariwisata yang selama ini menjadi penopang perekonomian Sulawesi Utara. Di satu sisi, kondisi ini bisa jadi momentum untuk melakukan transformasi di bidang pariwisata. Pelaku sektor pariwisata termasuk UMKM harus bisa beradaptasi menghadapi tantangan yang terjadi saat ini maupun ke depan dengan memanfaatkan teknologi digital,” kata Agustina Samara, Chief People & Corporate Strategy Officer DANA.

Dikatakan Agustina, DANA dengan teknologinya yang mengusung platform terbuka dapat bersinergi dengan banyak pihak untuk membangun ekosistem yang cashless sebagi solusi di era digital. DANA juga menjadi sahabat UMKM yang menghadirkan teknologi inklusif yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi UMKM.



"Dengan bergabung dalam DANA Bisnis, pelaku UMKM bukan hanya terhubung dengan ekosistem digital, tapi juga akan mendapat pendampingan dalam mengembangkan usahanya sekaligus kesempatan untuk dipromosikan secara lebih luas,” kata Agustina.

Kunjungan ke Sulawesi Utara merupakan lanjutan dari upaya DANA dalam mendukung percepatan digitalisasi UMKM. DANA sebelumnya telah menggelar kegiatan serupa di Banyuwangi dan Mandalika, Lombok. Hal ini juga sebagai komitmen DANA mendukung target pemerintah menghubungkan 2 juta UMKM dengan ekositem digital hingga akhir 2020.

Saat ini, sebanyak 200.000 UMKM telah bergabung dengan DANA Bisnis. Ini adalah fitur khusus yang disediakan DANA guna membantu UMKM dalam mengelola dan mengembangkan usahanya.

“Kami berharap, dengan kemudahan dalam menggunakan DANA serta manfaat yang dihadirkannya, semakin banyak UMKM yang bergabung sehingga mereka bisa terus mengembangkan usahanya,” harapnya. (Baca juga: Ambil Batu, Pekan Ini China Luncurkan Pesawat Ruang Angkasa Nirawak ke Bulan)
(iqb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top