Industri Otomotif RI Babak Belur Dihantam COVID-19, IIMS Kembali 2021

loading...
Industri Otomotif RI Babak Belur Dihantam COVID-19, IIMS Kembali 2021
AJANG IIMS. FOTO/ SINDOnews
JAKARTA - Pandemi COVID-19 memberikan dampak signifikan terhadap industri otomotif Indonesia. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) untuk Januari – Maret 2020 mengalami penurunan sebesar 15,6 persen (219.361 unit) bila dibandingkan periode yang sama tahun 2019 (259.963 unit).

Sementara data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) juga memperkirakan terjadinya penurunan antara 25 – 30 persen untuk penjualan roda dua, khususnya pasar domestik hingga akhir tahun 2020. Dampak yang sama juga dialami pada pasar mobil maupun motor bekas yang mulai dirasakan pada bulan Maret lalu. Diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di awal April untuk menekan jumlah penyebaran pandemi Covid-19 semakin menekan penjualan kendaraan roda dua maupun roda empat di Indonesia. (Baca juga: Inilah Barisan Handphone Layar Lipat Keluaran 2019-2020)

PT Dyandra Promosindo selaku penyelenggara Indonesia International Motor Show (IIMS) turut mendukung program pemerintah untuk memutus penyebaran pandemi Covid-19. Mencermati dinamika pandemi Covid-19 hari demi hari, dan prediksi resmi pemerintah kapan wabah ini berakhir, Dyandra Promosindo dengan pertimbangan jernih dan bijaksana, menyatakan Indonesia International Motor Show (IIMS) TIDAK akan berlangsung di tahun 2020. (Baca juga: Lebih Tahan Banting, Honor X10 Gunakan Kamera Pop-up Dual-Rail)

“Keputusan TIDAK terselenggaranya IIMS 2020 bukan kebijakan populis. Langkah ini kami ambil untuk mengutamakan kepentingan banyak pihak utamanya dari sisi kesehatan sekaligus mendukung keputusan pemerintah untuk memutus penyebaran virus maha dahsyat ini,”ujar Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo.

“Kami memahami dan ikut merasakan kondisi market otomotif yang sedang melemah akibat pandemi Covid-19, sehingga tentunya fokus APM dan industri otomotif adalah efisiensi dan pemulihan market secara internal. Namun komitmen IIMS untuk tetap mendukung program sales dan marcom APM dan aftermarket akan tetap bergema di tahun 2020,” Jelasnya lebih lanjut.



Keputusan PT Dyandra Promosindo adalah dengan kembali menjalankan IIMS 2021 yang jadwalnya sudah jauh hari ditetapkan, yaitu pada 18-28 Februari 2021 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat yang sudah dikenal dalam ekosistem industri otomotif dan mudah dijangkau oleh masyarakat dengan beragam sarana transportasi.

Dengan selalu mengusung semangat memajukan industri otomotif, kami sedang mempersiapkan Indonesia International Motor Show 2021 dengan wajah baru, determinasi berganda dan konsep "New Normal". Kami berkomitmen untuk menyelenggarakan IIMS 18-28 Februari 2021 dengan spirit perayaan kreativitas, budaya, digital dan inovasi industri otomotif. Hal ini sejalan dengan misi kami sejak lama yang selalu memposisikan IIMS adalah milik kita bersama.

“Kami optimis sekaligus berharap pandemi Covid-19 segera berlalu. Kami percaya bahwa industri otomotif Indonesia akan segera bangkit dan IIMS adalah jembatan dinamis untuk membangkitkan kembali kejayaan dunia otomotif Tanah Air,”tutup Kohen, sapaan akrab Hendra Noor Saleh.
(wbs)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top