alexametrics

Penjualan Loyo, Tesla Diskon Harga Jual Mobil Listriknya 6%

loading...
Penjualan Loyo, Tesla Diskon Harga Jual Mobil Listriknya 6%
Tesla memutuskan untuk menurunkan harga jual mobilnya sebesar 6% di pasar Amerika Utara. Hal ini untuk mengerek jumlah pembelian produk. Foto/Ist
A+ A-
CALIFORNIA - Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla, tidak terkecuali sebagai perusahaan yang terkena imbas pandemik COVID-19. Penjualan Tesla turut lesu dalam beberapa bulan terakhir. (Baca juga: Bukan Tesla, Mobil Listrik Ini Lebih Dulu Eksis di Negeri Paman Sam)

Mengutip situs Reuters, Jumat (29/5/2020), sebagai upaya memacu gairah penjualan mobil listriknya, Tesla memutuskan menurunkan harga jual sebesar 6% di pasar Amerika Utara.

Bahkan, demi mengurangi kerugian yang dialami, Tesla tidak lagi menggratiskan layanan pengisian cepat Supercharger miliknya, khususnya bagi pelanggan baru yang memiliki kendaraan Model S dan Model X.



Pada Rabu lalu, situs resmi Tesla telah menurunkan harga jualnya. Misalnya, Model S dijual USD74.990 atau sekitar Rp1,1 miliar, dari harga sebelumnya USD79.990 atau sekitar Rp1,8 miliar. Kemudian Model X menjadi USD79.990 atau Rp1,8 miliar dari USD84.990 atau Rp2,25 miliar.

Berdasarkan data lembaga riset J.D Power, pada April 2020 penjualan ritel mobil di AS turun separuhnya dibandingkan tahun lalu. Pada Mei ini ada kemungkinan membaik, sebab banyak produsen yang memberikan insentif dan permintaan terpendam dari pelanggan.

Semisal General Motors, Ford Motor, dan Fiat Chrysler, yang menawarkan insentif berupa tingkat bunga pembiayaan 0% untuk pembelian mobil baru. Di sisi lain, pabrik-pabrik di Amerika Serikat juga mulai kembali beroperasi pada awal bulan depan. Aktivitas ini bisa membuat pemasok suku cadang akan bergeliat kembali.
(iqb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak