alexametrics

Jadi Sasaran Penjarahan, Apple Store Kembali Ditutup

loading...
Jadi Sasaran Penjarahan, Apple Store Kembali Ditutup
logo Apple Inc. FOTO/ Ist
A+ A-
CUPERTINO - Kerusuhan yang melanda berbagai kota di Amerika serikat, membuat sejumlah Apple Store ikut menjadi sasaran penjarahan. Aksi tersebut, merupakan respon atas kemarahan warga karena kematian seorang pria kulit hitam, George Floyd.

Untuk melindungi gerai dan karyawannya dari aksi kekerasan dan penjarahan, Apple telah memutuskan untuk sementara waktu menutup beberapa lokasi toko miliknya. BACA JUGA - Spesifikasi R80, Pesawat yang Diwariskan B.J Habibie dan Dibatalkan oleh Jokowi

Padahal, toko-toko ini baru saja dibuka kembali setelah ditutup sekian lama akibat merebaknya pandemi virus corona (Covid-19).



Adapun toko Apple yang mengalami rusak dan mengalami penjarahan termasuk berada di wilayah Portland, Philadelphia, Brooklyn, Salt Lake City, Los Angeles, Charleston, Washington DC, Scottsdale, dan San Francisco. BACA JUGA - Tutup Pabrik di Indonesia, Nissan Rencanakan Jauh Sebelum Pandemi COVID-19

"Dengan mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan pekerja kami, perusahaan telah membuat keputusan untuk menutup sejumlah toko kami di AS pada hari Minggu,” kata Apple dalam pernyataan resmi seperti dikutip dari laman Phone Arena, Senin (1/6/2020).

Beberapa toko Apple yang rusak berat akan dilakukan penutupan tanpa batas waktu. Sementara, untuk toko lainnya yang mengalami kerusakan ringan, rencananya akan dibuka kembali pada hari Senin (1/6/2020) waktu setempat.

Dari 271 Apple Store di AS, 140 toko telah dibuka kembali selama beberapa minggu terakhir. Tapi tidak diketahui apakah kerusuhan ini akan menunda pembukaan kembali 131 lokasi yang tersisa.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak