alexametrics

Masa transisi internet ke IPv6 dipercepat

loading...
Masa transisi internet ke IPv6 dipercepat
Ilustrasi/Foto: Istimewa
A+ A-
Sindonews.com - Transisi ke generasi protokol Internet IPv6 akan dipercepat tahun ini, setelah alamat web di bawah sistem lama IPv4 habis.

Protokol internet adalah metode di mana data yang diarahkan komputer di web. Hal ini diperlukan untuk perangkat yang terhubung secara online. Namun, peningkatan besar pengguna internet dan perangkat di seluruh dunia menambah beban pada sistem saat ini.

Paul Wilson, direktur jenderal Pusat Informasi Jaringan Asia Pasifik (APNIC) mengatakan, alamat IPv4 di seluruh dunia kelelahan atau mendekati kelelahan. "Tantangannya adalah mendorong bisnis dan organisasi untuk mengadopsi IPv6, karena infrastruktur mereka dibangun di sekitar IPv4 dan dua sistem tidak sepenuhnya kompatibel," ujarnya di sela-sela pertemuan Internet Corporation ICANN, Singapura, seperti dilansir dari Daily Star, Kamis (27/3/2014).



IPv6, yang mulai berlaku pada Juni 2012, memungkinkan triliunan nomor atau alamat "IP". Sementara IPv4 memiliki ruang hanya untuk 4,3 miliar sehingga tidak cukup untuk internet yang terus tumbuh.

Menurut Wilson, transisi ke IPv6 (lebih efisien dan lebih aman dari pendahulunya) merupakan salah satu topik yang dibahas pada pertemuan empat hari di Singapura, yang berakhir Kamis ini.

Sekitar 10 persen dari semua lalu lintas internet global, seperti Google, Facebook dan Yahoo! disebutkan akan menggunakan IPv6 pada akhir tahun ini.

"Tahun ini adalah titik konvergensi di mana IPv6 mulai menjadi hal yang nyata," tegas Wilson, yang mendesak pengguna untuk beralih ke protokol baru.

Sebanyak 7 miliar orang di planet ini yang memiliki beberapa perangkat, protokol IPv4 membatasi orang memiliki gadget dengan alamat online sendiri. Situasi ini seperti tidak memiliki nomor telepon yang cukup untuk setiap pengguna, dan jika tidak ada alamat internet yang cukup, tetangga harus mulai berbagi sehingga memperlambat segalanya.
(dmd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak