alexametrics

Mau Terbang ke Ruang Angkasa? Siapkan Kocek Anda hingga Rp497 Miliar

loading...
Mau Terbang ke Ruang Angkasa? Siapkan Kocek Anda hingga Rp497 Miliar
Dua antariksa Rusia duduk di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2014. Space Adventures dan Roscosmos telah memesan sebuah wahana antariksa pribadi untuk salah satu dari dua turis antariksa yang terbang ke stasiun tersebut pada 2023. Foto/NASA
A+ A-
MOSKOW - Space Adventures, sebuah perusahaan pariwisata antariksa AS, telah memesan dua kursi penumpang pada kapsul Soyuz Rusia yang menuju ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2023. Bahkan salah satu dari wisatawan itu akan mengambil bagian dalam sebuah wahana antariksa. (Baca juga: Lacak Kehidupan Lain, Ilmuwan Kaget Temukan Kembaran Bumi dan Matahari)

Penerbangan akan diluncurkan dengan roket Soyuz Rusia dalam kesepakatan dengan agen luar angkasa Rusia, Roscosmos. Ini adalah penerbangan Soyuz kedua yang akan datang untuk Space Adventures -perusahaan telah memesan dua kursi Soyuz untuk penumpang pada peluncuran pada 2021, juga ke International Space Station (ISS).

"Kami telah menandatangani kontrak dengan Energia (bagian dari Roscosmos) yang akan memungkinkan dua peserta luar angkasa untuk mengunjungi ISS selama 14 hari dan bergerak maju setelah kami mengidentifikasi dan membuat kontrak dengan pelanggan," ungkap Stacey Tearne, Juru Bicara Space Adventures melalui surat elektronik kepada Space.com.



Selama mereka tinggal, sambung dia, salah satu peserta akan berkesempatan melakukan perjalanan ruang angkasa.

Space Adventures telah menerbangkan tujuh penumpang kaya dalam delapan perjalanan ke stasiun ruang angkasa antara tahun 2001 dan 2009. Salah satu wisatawan itu adalah co-founder Microsoft, Charles Simonyi, dan dia telah terbang dua kali.

Penerbangan-penerbangan yang digelar Space Adventures itu dilaporkan dibanderol Rp280 miliar-497 miliar per perjalanan.

Pada 2006, Space Adventures menawarkan wahana antariksa kepada peserta spaceflight-nya dengan biaya tambahan Rp213 miliar untuk perjalanan selama 90 menit. Tetapi penerbangan seperti itu tidak pernah terjadi.

Tearne dan Space Adventures tidak mengatakan berapa banyak penambahan peluang perjalanan ruang angkasa akan biaya atau rincian lainnya di sekitar perjanjian. Menurut pernyataan Roscosmos, seorang kosmonot Rusia akan menemani turis keluar dari airlock.

"Seorang warga negara 'swasta' yang menyelesaikan perjalanan ruang angkasa akan menjadi langkah besar lain dalam penerbangan luar angkasa pribadi," kata Eric Anderson, CEO Space Adventures, dalam sebuah pernyataan perusahaan.

"Kami menghargai kesempatan untuk merayakan dua dekade wisata ruang angkasa orbital dengan mitra Rusia kami, dengan membuka pengalaman pertama kalinya," katanya lagi.

Awal tahun ini, Space Adventures membeli empat kursi dengan kapsul SpaceX Crew Dragon ke orbit di sekitar Bumi hingga lima hari, sebuah penerbangan yang dapat diluncurkan pada awal tahun depan, kata perwakilan perusahaan saat itu.
(iqb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak