alexametrics

Larangan TikTok di India Jadi Berkah Bagi Aplikasi Lokal

loading...
Larangan TikTok di India Jadi Berkah Bagi Aplikasi Lokal
Larangan aplikasi berbagi video, TikTok, menjadi berkah bagi aplikasi sejenis buatan lokal seperti Roposo, Chingari, dan Mitron. Foto/Ist
NEW DELHI - Beberapa hari lalu, Pemerintah India resmi melarang 59 aplikasi seluler China, termasuk aplikasi populer seperti TikTok, WeChat, dan UCBrowser, beroperasi di Tanah Hindustan. (Baca juga: Pengamat Peringatkan Diskriminasi Muslim di India Kian Parah)

TikTok adalah salah satu aplikasi paling populer di India. Menurut SensorTower, pada paruh pertama 2020, TikTok memiliki sekitar 600 juta unduhan di sini. Dengan demikian, regulator India berhadapan dengan aplikasi seluler paling populer di paruh pertama 2020.



Pada bulan Maret, unduhan TikTok mencapai 115 juta, sedangkan unduhan di bulan April dan Mei stabil di lebih dari 100 juta. Dibalik merananya penggemar TikTok, ternyata ada kegembiraan tersendiri bagi aplikasi sejenis di India.
Larangan TikTok di India Jadi Berkah Bagi Aplikasi Lokal

Larangan tersebut merupakan rekayasa menguntungan instan bagi aplikasi setempat yang serupa. Menurut laporan terbaru, operator aplikasi video India mengatakan, ada 22 juta pengguna tambahan dalam 48 jam.

Laman Giz China melaporkan, sejak 2014, TikTok telah menjadi sensasi di India dan saat ini memiliki sekitar 200 juta pengguna di sana. Sementara Roposo, aplikasi media sosial berbagi video lokal, mirip dengan TikTok.



Menurut pendiri Roposo, Mayank Bhangadia, dalam dua hari larangan pemerintahnya terhadap TikTok mengerek basis pengguna Roposo bertambah 22 juta orang.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak