alexametrics

Menjelang Pilpres AS, Facebook Pertimbangkan Larang Iklan Politik

loading...
Menjelang Pilpres AS, Facebook Pertimbangkan Larang Iklan Politik
Ilustrasi Facebook. FOTO/ Ist
MENLO PARK - Amerika Serikat akan menggelar Pemilihan Presiden pada 3 November mendatang. Menyambut hal tersebut, Facebook kabarnya mempertimbangkan akan melarang segala iklan politik di platform miliknya.

Mengutip dari CNN, Minggu (12/7/2020), kabar itu muncul ke permukaan dari sumber terdekat dengan perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg itu. Namun, rencana pelarangan tersebut belum mencapai keputusan akhir. BACA JUGA - Konsultan WHO asal China Bersaksi COVID-19 Hasil Persekongkolan Jahat



Di sisi lain, juru bicara Facebook menolak memberikan pernyataan terkait hal ini. BACA JUGA - Saksi Persekongkolan Jahat WHO dan China, Tahu Kelemahan COVID-19

Facebook kerap dikecam karena kebijakannya mengecualikan iklan dan konten politis dari cek fakta. Sementara Twitter, sejak tahun lalu sudah melarang iklan politik pada platformnya. Saat itu, Facebook menyatakan bahwa tidak ingin menekan konten politik di sosial medianya. BACA JUGA- Nih! Bukti-Bukti Milik Yan Terkait China dan WHO di Balik COVID-19



Beberapa pekan terakhir, Facebook menyulut kemarahan karyawan dan anggota parlemen AS karena tidak bertindak pada unggahan presiden AS Donald Trump.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak