alexametrics

Data Pengguna Sering Disalah Gunakan, Australia ingin TikTok Angkat Kaki

loading...
Data Pengguna Sering Disalah Gunakan, Australia ingin TikTok Angkat Kaki
aplikasi TikTok. FOTO/ IST
MELBOURNE - Di masa pandemi seperti saat ini yang memaksa banyak orang untuk tetap di rumah, aplikasi TikTok menjadi pilihan untuk tetap terhubung dengan orang lain.

Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa aplikasi di bawah naungan ByteDance itu memberikan data penggunanya ke Partai Komunis China.



Pekan kemarin, media massa Australia, Herald Sun, melaporkan, seorang anggota parlemen federal yang tidak disebutkan namanya, mendorong agar aplikasi yang bermarkas di Beijing, China, itu dilarang dari Negeri Kangguru.

Kemudian, Senator Liberal, Jim Molan, mengatakan, TikTok sedang disalahgunakan oleh pemerintah China. Sementara itu, Senator dari Partai Buruh, Jenny McAllister, meminta perwakilan TikTok untuk bertemu dengan Select Committee on Foreign Interference Through Social Media.



Mengutip dari Los Alamos Daily Post, Senin (13/7/2020), tentu saja TikTok membantah tudahan itu dan menolak ide pelarangan di Australia.
halaman ke-1 dari 3
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak