Karyawan XL Axiata Berbagi Ilmu Hadapi Tantangan Zaman ke Siswa Aceh

loading...
Karyawan XL Axiata Berbagi Ilmu Hadapi Tantangan Zaman ke Siswa Aceh
(Ki-ka) Kepala SMA Negeri 1 Suka Makmur, M Nasir dan Territory Sales Manager XL Axiata Banda Aceh, M Dimas Alfajri saat acara Berbagi di sekolah setempat. Foto/Ist
ACEH BESAR - Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali menyalurkan donasi pendidikan untuk sebuah sekolah dan panti asuhan di provinsi paling Barat Indonesia,Aceh. Program ini merupakan bagian dari XL Axiata Bersama Bangun Negeri (Berbagi). (Baca juga: Menunggu Realisasi Donald Trump Memblokir TikTok dan WeChat di Minggu Malam)

Donasi disalurkan kepada SMA Negeri 1 Suka Makmur, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar, dan Panti Asuhan Yayasan Penyantun Islam Aceh, Kelurahan Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Hadir dalam kegiatan sosial yang berlangsung Jumat (18/9/2020) ini antara lain Territory Sales Manager XL Axiata area Banda Aceh, M Dimas Alfajri.

"Bekerja di perusahaan yang berbasis teknologi, rata-rata karyawan XL Axiata memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keahlian di bidang teknologi digital yang bisa dibagikan kepada para pelajar karena memang sangat bermanfaat bagi mereka," kata Chief Human Capital Officer, Rudy Afandi.
Karyawan XL Axiata Berbagi Ilmu Hadapi Tantangan Zaman ke Siswa Aceh

Misalnya, sebut dia, bagaimana memanfaatkan sosial media secara positif, bagaimana memanfaatkan internet untuk mendukung prestasi mereka, hingga soal membuat foto yang bagus dengan smartphone biasa. "Dan masih banyak lagi. Untuk itulah program Berbagi ini kami selenggarakan sepanjang tahun," ujar Rudy.

Menurut dia, program rutin setiap tahun di berbagai daerah di Indonesia ini merupakan wujud kepedulian karyawan XL Axiata pada kemajuan dunia pendidikan. Pada program ini karyawan mendapatkan kesempatan untuk turut terlibat secara aktif mentransfer pengetahuan dan keahliannya.



Meskipun dalam situasi pandemik, XL Axiata tetap berusaha melaksanakan program sosial ini dengan sejumlah penyesuaian pada protokol kesehatan. "Pandemik justru menegaskan pihaknya untuk mencari cara alternatif agar program ini tetap bisa dijalankan mengingat manfaat yang bisa diberikan kepada para pelajar di sekolah sasaran," tuturnya.

Sementara itu, Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi, yang memimpin wilayah kerja se-Sumatera, menyebut Provinsi Aceh sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan penggunaan data yang cukup tinggi di Sumatera. Masyarakat Aceh, termasuk anak-anak muda dan pelajar memiliki antusiasme yang besar untuk bisa memanfaatkan layanan internet dan digital.
Karyawan XL Axiata Berbagi Ilmu Hadapi Tantangan Zaman ke Siswa Aceh

"Untuk itu, XL Axiata juga sering menyelenggarakan even yang bertujuan untuk memfasilitasi generasi muda agar bisa menyalurkan minat mereka pada teknologi digital," ungkapnya.

Dia menambahkan, acara-acara seperti ini memang dibutuhkan di Aceh. Di mana anak-anak muda, termasuk para pelajar sekolah, juga haus terhadap keahlian-keahlian yang berhubungan dengan pemanfaatan teknologi digital.



"Kami berharap, pengetahuan yang dibagikan para karyawan XL Axiata akan menyadarkan para pelajar untuk lebih memanfaatkan sarana digital secara positif dan produktif, sekaligus menghindari dampak negatifnya,” harap Desy.
halaman ke-1 dari 3
KOMENTAR ANDA
preload video
Top