alexametrics

Penjualan Minim, Mitsubishi Bingung Mau Ngapain di Pasar Eropa

loading...
Penjualan Minim, Mitsubishi Bingung Mau Ngapain di Pasar Eropa
Mitsubishi Motors dilaporkan belum menentukan strategi pasarnya di Eropa karena pangsa pasar yang minim. Foto/Ist
A+ A-
LONDON - Nissan bisa dibilang memegang berita terbesar pekan lalu di industri automotif dengan menggoda seluruh jajarannya di masa depan dari A-Z dalam sebuah video yang disebut Nissan Next. (Baca juga: Wuling Kenalkan Logo Baru Sekaligus Beri Sinyal Kehadiran MPV Terbaru)

Video ikut memamerkan Z-car berikutnya, membawa getaran 240Z yang mendukung rumor sebelumnya bahwa kendaraan akan memiliki desain retro untuk model generasi barunya. Terlepas dari mobil sport, Nissan praktis telah mengungkap apa yang akan terjadi untuk merek dalam 18 bulan ke depan.

Tapi bagaimana dengan nasib Aliansi yang menjadi bagian Nissan? Renault-Nissan-Mitsubishi juga telah menyusun rencananya untuk kolaborasi pasca-Ghosn.



Laman Motor1 melaporkan, pembagian platform akan terus berlanjut dan diperluas ke depan dan garis terbesar dari rilis itu adalah skema "leader-follower". Di mana salah satu anggota Aliansi akan mengambil titik di area tertentu di dunia.

Mitsubishi, tentu saja, memimpin di Asia Tenggara di mana pabrikan berkembang dengan kendaraan berbasis platform pikap dan mobil kecil. Merek juga akan memimpin Aliansi ketika datang ke teknologi hybrid plug-in, mengikuti keberhasilan Outlander PHEV.

Tapi bagaimana dengan Eropa? Mitsubishi sebenarnya berjuang di Benua Lama selama dua tahun fiskal terakhir. Pangsa merek Diamond dalam penjualan kendaraan terlalu kecil, semua mobilnya dibangun di Asia alih-alih produksi lokal. Dalam empat bulan pertama 2020, Mitsubishi hanya mencatat 1,1% dari registrasi mobil penumpang Eropa.

Dengan capaian itu, Mitsubishi tidak yakin tentang masa depannya di Eropa, menurut sebuah laporan oleh Automotive News Europe. CEO Mitsubishi Motors, Takao Kato, mengatakan, rencananya tidak terlalu bagi mereka pada saat ini. "Kami masih membutuhkan lebih banyak waktu untuk memperbaiki arah masa depan kami di Eropa," tambahnya.

Menurut juru bicara perusahaan, rencana Mitsubishi Eropa akan terungkap dalam beberapa pekan ke depan. "Ketika datang ke spesifik regional lebih lanjut, kita harus menunggu sampai MMC akan mengumumkan rencana jangka menengah kita sendiri untuk melihat di mana Eropa cocok (ruang lingkup, volume, model, teknologi) dalam kerangka Aliansi baru yang lebih besar," kata juru bicara perusahaan lagi.
(iqb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak